Posts

Monolog, Kosong, dan Keegoisan Untuk Pulang (Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang)

Image
  Monolog, Kosong, dan Keegoisan Untuk Pulang (Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang) Penulis: Dimas Ramadhiansyah (Shortlist 30 Besar Karya Kritik Film Festival Film Indonesia 2023) Ada banyak cara dalam seseorang mengartikan sebuah rumah. Bukan hanya sebagai rumah singgah yang dalam artiannya sebagai tempat tinggal sehari-hari, maupun sebagai ruang berlindung dan bertempat tinggal. Makna rumah dapat lebih luas apabila kita berani mendefinisikannya. Rumah selain sebagai bangunan, sebenarnya adalah orang-orang yang ada didalamnya. Maka apabila dapat kita definisikan, rumah adalah seberapa nyaman saat kita berada di sebuah tempat.  Mendefinisikan arti rumah dalam sebuah Film, nampaknya dapat dilihat melalui film Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang (2023). Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang adalah film drama karya Angga Dwimas Sasongko yang merupakan sekuel dari film pertamanya, Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini yang dirilis tahun 2020. Masih dalam tujuan melanjutkan kisah dari ...

Geledah Dini "Imaji” dan “Obsesi" yang Terbentur Belenggu Seksualitas Film Dear David

Image
  Geledah Dini "Imaji” dan “Obsesi" yang Terbentur Belenggu Seksualitas Film Dear David Penulis : Dimas Ramadhiansyah Dear David (2023) adalah film panjang karya Lucky Kuswandi yang dirilis secara global melalui platform Netflix pada 9 Februari 2023. Film yang mengambil latar belakang lingkungan sekolah dan pendidikan ini sempat menduduki trending di beberapa media sosial seperti Twitter dan Instagram hingga memuncaki Top 10 Indonesia di Netflix.  Bercerita tentang Laras yang diperankan oleh Shenina Cinnamon, seorang siswi sekolah menengah atas dengan segudang prestasi dari segi akademis hingga non akademis yang ia miliki. Laras gemar menulis terutama cerita fantasi provokatif mengenai orang yang disukainya yaitu David yang diperankan oleh Emir Mahira. Namun, suatu hari kisah yang seharusnya menjadi draft pribadinya tersebar begitu saja dan viral di lingkungan sekolah, Menjadi film ketiga garapan Lucky Kuswandi yang bekerja sama dengan Netflix setelah debut perdananya di film...

PENYALIN CAHAYA: KETIKA TUBUH DILUKIS DALAM EKOSISTEM DIGITAL

Image
KRITIK FILM PENYALIN CAHAYA: KETIKA TUBUH DILUKIS DALAM EKOSISTEM DIGITAL OLEH : DIMAS RAMADHIANSYAH (Nominasi Karya Kritik Film Terbaik Festival Film Indonesia 2022) “Di lingkungan kampus yang seharusnya menjadi tempat buat menimba ilmu dan belajar untuk generasi kita berkembang haruslah menjadi areal atau zona yang aman. Karena trauma yang terjadi kepada penyintas itu akan selamanya ada dan tidak mudah hilang” – Wregas Bhanuteja Penyalin Cahaya (dalam bahasa Inggris diterjemahkan Photocopier, namun dalam tulisan ini selanjutnya akan ditulis film “Fotokopi” ) adalah sebuah film Garapan sutradara Wregas Bhanuteja. Wregas sendiri bukanlah sebuah lakon anyar dalam dunia produksi dan industry film. Karya lainnya seperti Prenjak (2016) meraih penghargaan Leica Cine Discovery Prize (penghargaan film pendek terbaik pilihan juri utama) dalam Festival Film Cannes, salah satu festival film tertua di ...

Antara Realitas dan Kehidupan - #SokitisE.1

Image
Malam dan Siang, perbedaan kehidupan antara realitas, dimana orang bisa bahagia di siang hari atau sedih saat malam hari. #Sokitis (Sok Puitis) E.1 Terkadang, sebagian besar dari beberapa orang yang pernah aku temui, mampu dan paham apa arti dari hidup? Mereka tahu, apa makna dari sebuah waktu yang telah mereka jalani. Ya, belasan tahun hingga puluhan tahun itu adalah sebuah waktu yang cukup lama untuk mereka sadar akan arti dari sebuah kehidupan. Butuh cukup waktu memang untuk memahami dan menyadarinya. Itu wajar. Dan itulah sebuah kehidupan. Mereka tak perlu untuk malu dan tak perlu untuk takut bila kesadaran itu akan tumbuh ditengah mereka menjalani kehidupan yang bersifat realitas. Lalu, bila yang mereka jalani sekarang adalah sebuah realitas, lantas yang dahulu sebelum sebuah kenyataan itu apa? Apakah hanya ilusi? Atau hanya sekedar mimpi? 18 tahun lebih aku sadar bahwa kehidupan yang aku jalani saat ini hanyalah sekedar titipan. Lantas apakah aku percaya? Tentu, ken...

SNMPTN : Peluang / Hoki ?

Image
Hola Netters, Sebagian siswa pendidikan menengah atas pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah SNMPTN. Yap, SNMPTN termasuk dari beberapa Seleksi Masuk Perguruan Tinggi, khususnya adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ada beberapa jalur seleksi lainnya juga yang dikenal oleh siswa - siswi SMA, seperti SBMPTN dan Mandiri. Nah apa aja perbedaan dari ketiganya?. Secara singkat perbedaannya dapat dilihat dari beberapa aspek seperti : SNMPTN  Menggunakan nilai rapot sebagai penilaian utama (Semester 1 - 5 untuk SMA/MA, Semester 1 - 7 untuk SMK) Prestasi dibidang akademis maupun non akademis sebagai penunjang nilai rapot. Seleksi sepenuhnya oleh pihak Universitas. SBMPTN Menggunakan sistem ujian / tes untuk proses penyeleksiannya . Ditahun 2019, sistem ujiannya dinamakan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer). Dalam pelaksanaan UTBK, dilakukan selama 10x dalam rentan hari Sabtu dan Minggu dan dibagi menjadi 2 Gelombang Ujian. Peserta dapat mengikuti 1x tes atau...